Laporan: Analisis Dampak Industri Baja terhadap Kondisi Sosial dan Kesehatan Masyarakat di Era Dekarbonisasi

Secara nasional, kebutuhan baja diproyeksikan meningkat drastis dari 16 juta ton pada 2023 menjadi 207 juta ton pada 2060, meningkat lebih dari 12 kali lipat. Jika tidak ada perubahan teknologi, emisi gas rumah kaca industri baja diperkirakan melonjak 11,7 kali lipat pada 2060, dan berpotensi menyumbang hingga 68,1% total emisi nasional. Dengan pangsa pasar KS Group sebesar 34–42% produksi baja nasional, peningkatan produksi Krakatau Posco akan berkontribusi besar terhadap lonjakan emisi tersebut. Sementara itu, pasar ekspor baja Indonesia menghadapi ancaman dari kebijakan CBAM Uni Eropa dan FPFA Amerika Serikat yang mengenakan beban karbon pada karbon-intensif steel imports. Krakatau Posco sendiri mengekspor ratusan ribu ton HRC dan plate ke Eropa dan Amerika setiap tahun, yang berarti produk BF–BOF beremisi tinggi berpotensi terkena tarif karbon yang menurunkan daya saing.
Temuan penelitian AEER melalui analisis emisi, kajian AMDAL, serta survei lapangan menegaskan adanya hubungan antara aktivitas industri baja dengan penurunan kualitas udara dan tingginya penyakit pernapasan pada warga Tegal Ratu. Penelitian ini sekaligus memperlihatkan ketidaksiapan industri baja nasional untuk menghadapi era dekarbonisasi global. Transformasi teknologi melalui peralihan ke rute rendah emisi seperti DRI–EAF berbasis energi terbarukan, peningkatan kapasitas daur ulang scrap, penguatan regulasi kualitas udara, serta perlindungan kesehatan masyarakat menjadi kebutuhan mendesak bagi Indonesia agar tidak terjebak dalam jalur pembangunan beremisi tinggi yang merugikan warga maupun posisi ekonomi nasional dalam jangka panjang.

AEER Report - Analisis Dampak Industri Baja terhadap Kondisi Sosial dan Kesehatan Masyarakat di Era Dekarbonisasi

Share this article :

Aksi Ekologi & Emansipasi Rakyat berjuang memperluas ruang demokrasi dalam pengelolaan SDA berkelanjutan & membangun kesadaran ekologi politik rakyat.

Ikuti kami di sosial media!

Informasi & Kontak

Copyright 2024 © All Right Reserved Design by Aksi Ekologi & Emansipasi Rakyat